Olahraga Lompat Galah

15 Peraturan Lompat Galah yang Perlu Ditaati

Olahraga memiliki fungsi yang sangat penting dalam menunjang kesehatan tubuh. Dengan berolahraga secara rutin, tubuh akan tetap sehat dan bugar.

Selain memberikan manfaat secara fisik, melakukan aktivitas olahraga juga dapat memberikan manfaat lain, baik secara mental maupun sosial.

Itulah yang menjadi alasan mengapa olahraga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Bahkan, ada banyak olahraga yang dipertandingkan salah satunya adalah lompat galah. Lompat galah merupakan cabang atletik nomor lompat yang menggunakan peralatan seperti tongkat. Lompat galah memiliki tujuan untuk melompat setinggi-tingginya untuk melewati mistar dengan bantuan galah.

Pengertian Lompat Galah

Adapun pengertian lompat galah secara umum adalah salah satu jenis lompatan untuk mencapai atau melewati ketinggian tertentu dengan menggunakan galah sebagai alat bantu yang berfungsi untuk mengangkat tumbuh pelompat.

Adapun galah atau alat pengungkit yang digunakan terbuat dari bahan logam, fiber, bambu atau tongkat kayu.

 

Sejarah Lompat Galah

Perlu diketahui bahwa lompat galah sudah ada sejak abad ke-16. Bahkan ada data yang menunjukkan bahwa lompat galah telah ada sejak zaman Yunani Kuno. Di era modern, lompat galah telah ada sejak tahun 1850-an di Jerman.

Pada tahun 1851, masih menggunakan bambu sebagai alat pengungkit atau galahnya. Seiiring berjalannya waktu, pada tahun 1940-an galah terbuat dari tiang baja, kemudian pada akhir 1950-an galah terbuat dari serat karbon.

 

Peraturan Lompat Galah

Secara garis besar terdapat beberapa peraturan yang harus dipatuhi pemain saat melakukan lompar galah, terutama saat bertanding di kejuaraan resmi seperti Olimpiade.

Berikut beberapa peraturan perlombaan lompat galah:

  • Berat badan setiap atlet diverifikasi kemudian dicatat dalam bentuk penilaian di samping nama peserta.
  • Setiap atlet hanya dibolehkan melakukan percobaan sebanyak 3 kali.
  • Jika setelah melakukan 3 kali percobaan dan masih belum berhasil, maka atlet tersebut dinyatakan tereliminasi.
  • Apabila ada dua atlet dengan nilai seri, maka pemenangnya adalah yang paling sedikit melakukan percobaan.
  • Atlet dilarang menggunakan bantuan penambah berat buatan dalam pertandingan.
  • Atlet dilarang menggunakan sepatu yang bisa memberikan keuntungan tersendiri.
  • Atlet dilarang memakan perban di jari-jarinya, kecuali jika ada luka atau cedera.
  • Tidak boleh ada atlet yang menggunakan galah milik atlet lain.
  • Planting box harus diperiksa untuk memastikan tidak ada zat asing apapun yang bisa membahayakan atlet.

 

Teknik Lompat Galah

Banyak orang yang menganggap kalau lompat galah merupakan salah satu jenis olahraga yang sulit dan tidak sembarang orang yang bisa melakukannya.

Usia yang paling ideal untuk memulai mencoba lompat galah adalah 12-13 tahun. Sebab, pada periode ini kekuatan tubuh bagian atas mulai berkembang.

Lantas, bagaimana teknik melakukan lompat galah yang benar? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya berikut ini:

  1. Lari di track sambil memegang galah di tangan, postur tubuh tegak
  2. Sebelum melompat, tancapkan galah di metallic pit yang disebut planting box
  3. Pastikan galah tertancap langsung ke arah depan, tiga langkah sebelum mulai bertumpu
  4. Lompat ke udara dengan sekuat tenaga hingga setinggi pundak
  5. Saat melompat, ayunkan kaki ke atas melewati galah
  6. Bergoyang ke belakang, posisi tetap di belakang galah
  7. Angkat kaku jauh ke atas kepala sebelum berputar
  8. Lengkungan tubuh tepat di atas bilah lompat
  9. Mendarat di matras secara perlahan